KARTINI – Menguapnya kasus Ibu Rumah tangga menjadi tersangka penyalahgunaan Narkoba, membuat terenyuh Anggota DPRD Kuningan Komisi III, Sri Laelasari.

Sri Laelasari mengaku terenyuh dengan adanya kejadian tersebut, menurutnya seorang Ibu, berperan penting dalam sebuah keluarga. “Karena perempuan itu,merupakan Jantung dari sebuah keluarga, juga sebagai pelindung untuk anaknya.”ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (24/6/2020).

Sri yang juga sebagai aktifis di Komunitas Rampak Polah di berbagai kegiatan sosial   untuk perempuan dan anak, memaparkan saat ini di Kabupaten Kuningan sangat kritis untuk tindak kriminal yang dilakukan oleh perempuan.

“Dan itu akan dijadikan bahan diskusi kami, karena tindak kejahatan seorang ibu bukan hanya narkoba saja, tapi juga kejadian tindakan kekerasan seksual kemarin,”ujarnya.

Sri menambahkan hal tersebut seharusnya ditangani dengan serius, jangan setengah-setengah. “Kuningan ini, sebenarnya memerlukan rumah edukasi untuk anak – anak yang terkena tindak kekerasan seksual, mereka butuh tempat yang nyaman untuk therapis psikologinya, agar mereka lebih leluasa untuk mengeluarkan isi hatinya,”tandasnya.

Sebab menurutnya, anak korban kekerasan seksual akan merasa malu, apabila saat pendampingan psikologi, ia harus di lempar sana – sini.

“Dan kami akan terus mengaping tindak kekerasan terhadap anak, saya akan terus memantau perkembangan mereka,” tandas Sri, Anggota DPRD Fraksi Gerindra.

Karena Sri merasa khawatir apabila anak korban pelecehan dan pelaku kriminal, baik mental dan kepribadiannya tidak tumbuh dengan sempurna.

“Saya berharap untuk Ibu – ibu, agar bisa menjaga pergaulan, baik di dunia maya maupun dalam dunia nyata, karena Ibu merupakan madrasah atau sekolah pertama bagi anak, yang menciptakan generasi bangsa terbaik adalah seorang Ibu, melalui didikan seorang ibu, kepribadian seorang anak bisa terbentuk dengan baik,”tutupnya.(dien)**

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…