Guru Ngaji Dan Mustahik di Kuningan Mendapat Stimulan BAZNAS

ANARKIS Kembali Beraudiensi Tentang Anggaran Covid-19, “Ini Karena Kurang Optimalnya Fungsi Jubir”
June 16, 2020
TNI/Polri Akan Sumbangkan Hasil Panen Ikan Dan Sayuran Untuk Masyarakat
June 17, 2020

Guru Ngaji Dan Mustahik di Kuningan Mendapat Stimulan BAZNAS

KARTINI – Ratusan guru ngaji, guru MD, guru RA, Takmir Masjid dan Mustahik di Kabupaten Kuningan  akan mendapat stimulan dan sembako dari BAZNAS Kuningan, dan akan didistribusikan secara bertahap.

Kecamatan yang telah mendapat stimulan dan sembako BAZNAS tersebut adalah Kec. Kadugede, Nusaherang, Darma, Selajambe, Subang dan Cilebak. Sedangkan kecamatan lainnya akan menyusul secara bertahap.

“Selain itu, sebelumnya kami juga telah melaksanakan pendistribusian selama penanganan Covid19, diantaranya penyaluran sembako di 19 Kecamatan, pemberian APD kepada tim medis, program penyemprotan desinfectan oleh BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), dan penanganan lainnya oleh Layanan Aktif BAZNAS (LAB),” ujar H.Yayan Sofyan, komisioner BAZNAS, saat penyerahan simbolik di Kec. Kadugede, Selasa, (16/6/2020).

Namun khusus untuk di Kecamatan Kadugede, lanjutnya, pihaknya turut meresmikan Kantor Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kadugede, lantaran kantor tersebut merupakan kantor pertama yang didirikan dan diresmikan. Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran UPZ, Kepala KUA, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, dan seluruh tokoh masyarakat.

“Selamat atas terbangunnya Kantor UPZ Kadugede, semoga hal ini bisa menjadi sarana untuk lebih memudahkan dalam pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqoh di Kecamatan Kadugede,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaannya, dirinya menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Kuningan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan usai kegiatan.

Bahkan, selaku pimpinan BAZNAS Kuningan, ia juga sering mengingatkan kepada seluruh amilnya untuk mengikuti intruksi pemerintah dan membantu mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Di tengah Pandemi Covid19, merealisasikan pendistribusian dan stimulan kami bagi dua tim. Sebelum tim tersebut berangkat ke lapangan, kami selalu mengamanatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kami juga menganjurkan kepada tim untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan mengingatkan, barangkali masih ada warga yang belum memahami tentang protokol kesehatan,” pungkasnya. (kh) ***

Facebook Comments

Comments are closed.