KARTINI – Salah seorang perawat RSUD ’45 Kuningan yang bertugas di Instalasi Penanganan Covid-19, tepatnya di eks RS Citra Ibu Ciharendong, menghibur Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan berjoget, sontak para pasien pun tertawa bahagia.

Aksi perawat itu terekam oleh kamera CCTV,  dan videonya pun tersebar di dunia maya. Menanggapi video yang viral tersebut,  salah satu perawat yang ikut menghibur pasien pun mengatakan aksinya adalah murni sebuah pelayanan bagi pasien agar pasien tidak stress.

“Oh, video yang beredar itu benar kami lakukan saat memberikan pelayanan terhadap pasien,” kata H.Nurman salah seorang perawat menyampaikan kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Menurutnya, berjoget saat hendak memberikan pelayanan itu dijadikan sebagai media penghibur bagi pribadi dan pasien. “Sebab, saat suasana hati senang melalui ekspresi yang kita lakukan, ini bisa meningkatkan imunitas dan motivasi bagi pasien untuk segera sembuh,” katanya.

Terlebih, kata dia, hampir dua bulan bertugas sebagai perawat medis disini (Eks RSCI, red), tentu sesekali mendapat kejenuhan. “Kami dengan PDP selalu komunikasi, tujuannya tidak lain untuk memberikan semangat PDP cepat sembuh,” katanya.

Pengalaman Jadi Perawat PDP
Tindakan sebagai perawat memang sebuah pekerjaan mulia sebagai mahluk social. “Namun tidak dipungkiri rasa ketakutan pun muncul (manusiawi, red) saat seperti sekarang (Pandemi Covid-19,red). Tapi hal itu tidak menjadi kendala untuk bertugas tanggungjawab sebagai perawat,” ungkapanya.

Mengenai jumlah PDP hingga saat ini tinggal dua orang dari total  15 PDP. “Kedua PDP itu merupakan kluster warga di Kecamatan Kramatmulya,” ungkapnya.
Dari kedua PDP, kata Nurman, pihaknya berharap ini PDP terkahir dan tidak ada PDP yang masuk untuk melangsungkan perawatan di eks RSCI.

“Mudah- mudahan tidak ada lagi aja ya, upaya dan harapan pribadi kepada masyarakat, jangan bosen dengan gaya hidup sehat dan mengikuti anjuran pemerintah daerah di masa sekarang,” katanya.

Nurman menerangkan, standar perawat dalam melangsungkan tindakan terhadap pasien terpapar covid19. “Semua berlapis dan dua rangkap. Seperti masker dan hazmat lalu mengenakan sepatu husus,”ujarnya. (dien)***

Facebook Comments

Check Also

Tim Gabungan Sisir Tempat Wisata, dan Lakukan Tes Swab Antigen

KARTINI – Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kuningan ternyat…