Wagub Uu “Jabar Belum Berani Terapkan AKB Untuk Sekolah, Baru Untuk Wisata Outdor Saja”

Seleksi Online Uniku Gelombang Pertama Diikuti Ribuan Camaba
June 13, 2020
Kementrian PUPR Cek Kesiapan Land Clearing Kuningan
June 14, 2020

Wagub Uu “Jabar Belum Berani Terapkan AKB Untuk Sekolah, Baru Untuk Wisata Outdor Saja”

KARTINI – Menyambut Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau yang sebelumnya disebut sebagai ‘new normal’, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya mengijinkan wisata outdor bagi 17 kabupaten/kota di Jawa Barat, sedangkan untuk pendidikan masih belum bisa diterapkan.

“Melihat situasi dan kondisi, untuk sektor wisata, hanya diijinkan wisata outdor, sedangkan untuk wisata indor belum bisa diterapkan AKB-nya. Kuningan sendiri, wisata outdornya sudah siap, terlihat dari protokol kesehatannya sudah memenuhi, yakni sudah siap dengan sejumlah tempat cuci tangan, cek suhu tubuh, masker dan tentunya harus ada physical distancing bagi pengunjung,” ujar Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Umum, saat meninjau persiapan protokol kesehatan Covid-19 di Waduk Darma, Kuningan, pada Minggu (15/6/2020).  

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri belum bisa mengijinkan wisata indor, yakni sektor wisata yang menggunakan ruangan, seperti cafe atau tempat karaoke. Pasalnya, AKB ini diberlakukan secara bertahap, dan aturan ini pun tidak berlaku untuk semua daerah di Jawa Barat, khusus hanya untuk kabupaten/kota yang sudah masuk zona biru, salah satunya yaitu Kabupaten Kuningan.

Pendidikan Belum Siap

Sedangkan untuk sektor pendidikan, Pemprov Jabar belum bisa menerapkan AKB untuk sekolah. “Tadi Saya mengunjungi salah satu pesantren, yaitu Popnes Athohiriyah, melalui sosialisasi SOP AKB, yakni dengan beberapa aturan, ternyata sekolah di pesantren tersebut belum siap menerapkan AKB, dan sistem penerimaan siswa baru tetap berjalan tapi belum dilanjutkan kepada sistem belajar mengajarnya,” paparnya.

Salah satu yang diterapkan sekolah, terutama pesantren yaitu selain kewajiban mematuhi protokol kesehatan seperti beberapa tempat cuci tangan, cek suhu badan, wajib masker dan jaga jarak saat belajar, ada aturan lain yang wajib dipatuhi, yaitu dengan membentuk gugus tugas di sekolah tersebut. “Sehingga masih ada sekolah khususnya pesantren yang belum siap, makanya belum bisa diterapkan AKB ini,” tandas Wagub Uu.

Menanggapi  hal tersebut, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menjelaskan, untuk sektor wisata outdor sendiri, Kabupaten Kuningan sudah siap dengan menerapkan protokol kesehatannya dan bisa dibuka pada minggu ini. “Penerapan AKB ini bukan berarti bebas sebebas-bebasnya seperti sebelum ada corona. Tapi pelaku wisata outdor tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan di tempat usahanya,” tandasnya.

Sedangkan 17 kabupaten/kota di Jabar yang masuk zona biru tersebut, diantaranya, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sumedang, Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Cimahi, Sukabumi dan Tasikmalaya. (kh) ***

Facebook Comments

Comments are closed.