KARTINI – Tidak puas dengan hasil audiensi Bupati Kuningan H.Acep Purnama, Aliansi Kuningan Bersatu (Anarkis) kembali beraksi dengan mendatangi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), pada Kamis (11/6/2020).

Kehadiran para pewarta dari media cetak, media online dan televisi tersebut diterima Kepala Diskominfo Teddy Suminar, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Devi Ardeni dan Kepala Seksi Kemitraan, Yanto Chrisyanto.

Sedangkan yang menjadi sorotan khusus Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Diskominfo adalah kurang berperannya fungsi humas sebagai corong pemerintah daerah yang disinyalir sering melemparkan permasalahan sehingga menjadi informasi liar, tersumbatnya komunikasi dan informasi.

Lalu, ketransparanan mata anggaran publikasi dan media massa yang seringkali dikeluhkan termasuk pengelolaan, pengalokasian dan penggunaannya serta hal-hal lainnya yang berkaitan dengan evaluasi kinerja.

“Jujur saja. Ketika audensi dengan Pak Bupati H. Acep Purnama beserta jajarannya, kurang puas karena tidak semua tema permasalahan dikupas tuntas akibat keterbatasan waktu. Termasuk permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kinerja kehumasan di lingkup Diskominfo,” ujar Koordinator Anarkis, Iyan Irwandi, yang juga Ketua PWI Kuningan. 

Sesuai kesepakatan, Anarkis sengaja kembali melakukan aksi lanjutan supaya permasalahan yang sempat dilontar sebelumnya dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. 

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Teddy Suminar menjelaskan, pihaknya mengakui jika saat ini, masih masa transisi semenjak perpindahan dari Bagian Humas Setda ke Bidang IKP Diskominfo.

“Saya minta maaf jika selama ini belum bisa menjalin kemitraan secara optimal dengan rekan-rekan jurnalis. Kami perlu banyak belajar, dan akan diperbaiki untuk kedepannya,” katanya.

Sedangkan untuk anggaran sosialisasi terutama sosialisasi penanganan dan pencegahan Covid-19, yang dipertanyakan peserta audiensi lainnya, Tedi mengatakan, tidak ada anggaran yang dialokasikan di Diskominfo terkait sosialisasi Covid-19.

“Itu kan ada Gugus Tugas Crisis Centre, semuanya inklude di Gugus Tugas, tidak dilimpahkan ke Diskominfo, mungkin disana ada, karena ranahnya beda, sebaiknya ditanyakan ke Gugus Tugas saja,” katanya.  (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Kampung Dongeng Gelar Festival Hari Dongeng Nasional

KARTINI – Kebijakan untuk melonggarkan kegiatan di masyarakat, termasuk di lembaga p…