Hasil Rapid Tes Massal Dinyatakan Negatif Semua, Lalu Bagaimana Ribuan Yang Dicurigai Terpapar?

Jelang New Normal, Grage Resort Tawarkan Kamar Dengan Harga Spesial
June 2, 2020
Tidak Kuat Pengen New Normal, ASN Itu Langgar Phsycal Distancing, PWI Pun Geram
June 3, 2020

Hasil Rapid Tes Massal Dinyatakan Negatif Semua, Lalu Bagaimana Ribuan Yang Dicurigai Terpapar?

KARTINI – Tes cepat dalam mendeteksi seseorang terpapar atau tidaknya oleh virus corona (rapid tes) yang dilakukan Pemkab Kuningan terhadap 200 warga yang kerap beraktifitas di pasar-pasar tradisional apakah bisa dijamin keakuratannya?, dan apakah ketika hasilya dinyatakan negatif, Kuningan sudah dinyatakan masuk ke zona biru?

Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr.Hj.Susi Lusiyanti mengatakan, jika dari 200 warga yang di-rapid test tersebut, semuanya dinyatakan ‘negatif’. Namun ia sendiri tidak mau berkomentar ketika dari hasil itu adalah sebuah acuan Kuningan menuju zona biru dan bebas dari transmisi lokal virus yang membuat kepanikan massal. “Dari hasil rapid tes massal kemarin, semuanya negatif,” ujarnya singkat.

Sedangkan dari grafik data yang diperbaharui setiap hari oleh Crisis Centre Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan kerap mengalami penambahan, sekalipun memang ada juga kasus positif yang sembuh. Seperti pada update 02 Juni 2020, PDP menjadi 142, positif aktif 14 dan rapid positif ada 33 orang.

Rapid tes adalah salah satu langkah untuk memastikan Kuningan menuju ‘new normal’. Apakah ini juga tidak bertentangan dengan jumlah yang dicurigai terpapar, seperti Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang jumlahnya masih fantastik. Diharapkan keputusan pemerintah dalam menerapkan new normal tidak menjadi bom waktu dari kasus yang ‘dicurigai’ terpapar tersebut. Tidak ada warga yang tiba-tiba tergeletak di jalan karena terserang virus.  (kh) ***

Facebook Comments

Comments are closed.