Warga Cirendang Geram Terhadap Pesta Miras&Narkoba

Idul Fitri Berlangit Pandemi
May 22, 2020
Dewi Kreipe, Tidak Bisa Berlebaran di Kuningan Karena di Lockdown Jerman
May 26, 2020

Warga Cirendang Geram Terhadap Pesta Miras&Narkoba

KARTINI – Warga Cirendang Kecamatan Kuningan geram atas kejadian yang dilakukan pemuda yang menggelar pesta miras saat momen Hari Raya Idul Fitri 1441 H., di Taman Cirendang, tepatnya sehari setelah lebaran.


Geramnya warga Cirendang tersebut dituangkan dalam spanduk. Atas nama Karang Taruna dan masyarakat Cirendang, mereka menyatakan perang terhadap minuman keras dan narkoba, serta merasa muak dengan semakin merajalelanya narkoba. Masyarakat menginginkan Cirendang yang merupakan jalur lalu lintas utama jalan provinsi/nasional, bersih dari peredaran barang haram tersebut.


Seperti diketahui, selepas Hari Raya Idul Fitri, dua orang pemuda malah menggelar pesta miras (minuman keras), di Taman Cirendang  pada Senin  (26/5/2020), malam. Mereka diamankan oleh tokoh pemuda, masyarakat, Babinsa dan karang taruna setempat.


Diketahui identitas pelaku yaitu RI (20 tahun) asal Desa Cipondok dan AS (20 tahun) warga Blok Pahing Desa/Kec. Kadugede. Salah satu dari pelaku (AS) kedapatan membawa satu butir obat jenis Eximel di saku celananya.


Melihat kondisi tersebut, Babinsa Cirendang Serma Aceng Johari segera berkoordinasi dengan Kepala Desa Cipondok dan pihak keluarga RI untuk dibina dan diberi pemahaman. Sedangkan AS, hingga saat ini diamankan di Koramil 15/15 Kuningan untuk diamankan dan dimintai keterangan.

Babinsa Kelurahan Cirendang, Serma Aceng Johari mengatakan untuk RI tengah dijemput oleh pihak keluarga, sedangkan AS masih ditahan untuk dimintai keterangan asal usul mendapatkan obat terlarang tersebut.”AS masih kami amankan di Makoramil 1515/Kuningan untuk dimintai keterangan, saya berharap Kelurahan Cirendang bersih dari pengedaran barang haram dan bersih menjadi tempat untuk kegiatan maksiat seperti mabuk,” pungkas Serma Aceng Johari. (dien/kh)***

Facebook Comments

Comments are closed.