KARTINI – Pembagian sembako yang didistribusikan oleh BAZNAS Kabupaten Kuningan pada Tahun 2020 tidak seperti sebelumnya yang menyasar hampir di 32 kecamatan. Sekarang diperuntukan hanya untuk 17 Kecamatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H. Encu Sukat WS., MA., Rabu (15/4/2020), menjelaskan, program tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun, akan tetapi, akibat adanya wabah covid19, semua program difokuskan untuk penanggulangan insiden tersebut.

“Dampak dari covid19 ini, banyak diantaranya yang mendadak miskin, terlebih daerah yang dianggap zona merah. Oleh karena itu, yang kami lakukan saat ini yakni selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama pihak Pemda Kuningan,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihak Pemda diwakili oleh Tim Penggerak PKK dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) yang mengkoordinir setiap pendistribusian. Dikarenakan pihak tersebut memiliki data yang konkrit terkait covid19 disetiap kecamatannya.

“Oleh karena itu, untuk saat ini hanya diperuntukan terhadap 17 kecamatan saja. Sebab hasil dari kriteria Pemda Kuningan, 17 kecamatan ini merupakan wilayah zona merah covid19. Sehingga, tahun sekarang pihak BAZNAS tidak akan membagikan seperti dulu, walau tidak mencukupi minimal tersantuni,” ujarnya.

Selain itu, dalam pelaksanaannya pun berbeda dari yang biasanya. Sebelumnya, pihak BAZNAS mengundang langsung para mustahik dalam satu perkumpulan, akan tetapi tahun sekarang disalurkan melalui pihak kecamatan dilanjutkan oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dengan cara door to door.

“Untuk dimaklumi kegiatan ini baru launching sebanyak enam kecamatan. Kendati demikian, selama data masuk kepada pihak PKK dan LKKS, tentunya kita akan langsung turun kelapangan untuk menyalurkan kepada penerima manfaat,” pungkasnya. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Menu Hemat Saat Uang Belanja Nyaris Tamat

KARTINI – Tanggal tua biasanya memang isi dompet sudah mulai menipis, apalagi ditamb…