Renungan Dibalik Covid-19, Serahkan Kepada Alloh Dan Jadikan #Cicingdiimah Tetap Menyenangkan

Selain Meresmikan Instalasi Inspeksi Covid-19, Pemkab Kuningan pun Siapkan Tempat Karantina Tenaga Medis
April 7, 2020
Pekan Ini Masih ‘Golden Periode’,Warga Dan Pemudik Diharapkan Tetap #Cicingdiimah#
April 10, 2020

Renungan Dibalik Covid-19, Serahkan Kepada Alloh Dan Jadikan #Cicingdiimah Tetap Menyenangkan

KARTINI – Corona virus deseases 2019 (Covid-19) sudah berhasil ‘tebar pesona’ ke seantero jagat, membuat panik penduduk dunia dan menjadi trending topik diberbagai sudut media, termasuk media sosial dan kerap menjadi topik hangat sebuah obrolan. Namun harus diingat, dibalik semua itu tentu ada hikmah yang mengajarkan terhadap diri, lingkungan maupun kepada Sang Pencipta.

Hj. Kokom Komariyah, seorang tokoh perempuan mencoba memberi pencerahan dan renungan dibalik wabah dan musibah ini. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidaklah terjadi melainkan atas kehendak Alloh SWT. Nikmat rizqi, adanya kesenangan, kesusahan, musibah, termasuk ujian yang kini sedang menimpa dan beberapa negara di dunia merupakan satu dari sekian banyak hal yang ditaqdirkan terjadi.

“Sehingga sama dengan taqdir-taqdir Alloh yang lainnya, dan tugas kita sebagai hamba adalah berusaha, berdoa dan bertawakal kepada-Nya. Berusaha semaksimal mungkin sesuai posisi masing-mamsing baik sebagai masyarakat, tenaga medis ataupun pemerintah. Berdoa memohon pertolongan kepada-Nya, karena Alloh maha pengabul setiap doa dan bertawakal serahkan semuanya kepada Alloh SWT,” papar politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sebagai cerminan yang baik, dirinya mengajak kepada semua masyarakat untuk terus bersama memerangi Covid-19, yakni dengan mengikuti arahan dan anjuran dari pemerintah, menjaga kebersihan diri dan keluarga. Selalu memakai masker, physical distancing, tetap di  rumah saja, menjadi solusi untuk bersama melawan Corona.

Tips Supaya #Cicingdiimah# Tetap Menyenangkan

Hj. Kokom yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kuningan ini pun mencoba memberikan tips bagi kaum perempuan. Tentunya, dengan program #Cicingdiimah# akan membuat suasana boring (bosan). Tapi tetap harus diingat ya sahabat Kartini, jika #cicingdiimah# ini menjadi hikmah tersendiri. Yang biasanya jarang bercengkrama dengan anak dan suami, kini menjadi sering, dan ini harus benar-benar dimanfaatkan lho.

“Bagi ibu-ibu harus tetap semangat dan sabar dalam menjalankan tugas sebagai ibu. Saya juga merasakan jika menyiapkan semua kebutuhan keluarga, dari menyusun menu sampai mencuci piring bekas makan, membersihkan, merapihkan, menyusun, mengganti, melayani dan lainnya yang tentunya sangat melelahkan. Apalagi yang memiliki anak-anak yang masih sekolah, TK, SD akan membuat kita kewalahan. Tentunya semua itu akan terasa lebih ringan dan indah jika dilaksanakan dengan berbagi tugas dan penuh cinta,” ujarnya.

Tips supaya kegiatan di ‘rumah saja’ ini penuh warna, menarik dan tidak membosankan, khususnya bagi ibu-ibu, Hj. Kokom memberikan beberapa solusi, diantaranya :

  1. Buatlah jadwal kegiatan harian yang menarik dan tidak membosankan.
  2. Buatlah kegiatan-kegiatan edukasi dan hapy.
  3. Harus pandai menyikapi persoalan anak dengan logika anak, jangan dengan logika orangtua dimasukan kepada anak.
  4. Bekerjasama dan berbagi tugas dengan suami dan orang yang ada di rumah kita.
  5. Laksanakan sholat berjamaah di rumah dengan isteri/suami, anak-anak dan anggota keluarga lainnya yang ada di rumah.
  6. Tidur siang bersama, dan coba berserita tentang nabi dan sahabat kepada anak.
  7. Berkreasi dengan kertas dengan membuat mainan atau bahan daur ulang.

Di akhir perbincangan, Hj. Kokom mengajak kepada semua, khususnya umat muslim agar selalu berdo’a, semoga alloh segera memusnahkan virus dari bumi ini, salah satu donya.

اللهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الغَلا وَالوَبَاء وَالرِّبا وَالزِّنا وَالزَّلازِلَ وَالمِحَنَ، وَسُوءَ الفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَما بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلادِ المُسْلِمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أِرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya: “Ya Allah, angkat dari kami penyimpangan, malapetaka, zina, riba, gempa bumi, bencana, dan segala cobaan yang buruk, baik yang nyata maupun yang tersembunyi, dari negeri kami ini khususnya, dan dari semua negeri kaum Muslimin, dengan Rahmat-Mu, Duhai Yang Maha Penyayang.”

(kh) ***

Facebook Comments

Comments are closed.