KARTINI – Selain telah menyiapkan eks Rumah Sakit Citra Ibu sebagai Instalasi Inspeksi RSUD ’45 khusus pasien Covid-19, Pemkab Kuningan pun telah menyiapkan tempat-tempat karantina para tenaga medis.


“Mudah-mudan wabah Corona ini cepat berlalu, dan Saya ingin yang terpapar tidak bertambah lagi. Langkah menyiapkan tempat isolasi bagi yang terpapar Covid-19 di eks Rumah Sakit Citra Ibu ini sebagai langkah antisipasi sebelum hal yang tidak diinginkan itu terjadi,” ujar Bupati Kuningan H.Acep Purnama selepas meresmikan Instalasi Inspeksi RSUD ’45 di eks RS Citra Ibu, Selasa (07/4/2020).


Selain isolasi bagi pasien yang diduga, suspect maupun positif Covid-19 tersebut, tentu Pemkab Kuningan juga harus menyiapkan tempat isolasi bagi para tenaga medis. Sesuai kesepakatan bersama, ditetapkanlah rumah dinas Sekda sebagai tempat karantina dokter, sedangkan untuk perawat disiapkan di Balai Diklat Cikaso, Hotel Asakinah di Desa Maniskidul, dan Hotel Purnama Cigugur.


“Apabila ini sudah berfungsi, tentu perawat hanya bertugasnya 14 hari dan setelah itu harus di karantina, makanya Kita harus mempersiapkan pula tempat karantinanya. Hotel Purnama saya juga silakan saya siapkan untuk tempat karantina, dan di hotel akan lebih sempurna tempatnya,” paparnya. 

Kebijakan itu sesuai arahan dari pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan dan percepatan pandemik global Covid-19, maka harus diambil kebijakan strategis yaitu melalui pencegahan, pengobatan, promosi dan rehabilitasi. Ia juga meminta kepada warga supaya tidak khawatir dengan penunjukan rumah sakit tersebut.

Dikarenakan, semua penanganan akan terlokalisir, sebab semuanya sudah terpenuhi, berbagai fasilitas telah dilengkapi dengan radiologi, laboratorium 24 jam, instalasi farmasi, gas medis oksigen, serta untuk akses pasien pun untuk menuju ke lantai 2 dan 3 sudah dilengkapi dengan lift, selain tangga. Sedangkan ruang perawatan telah dilengkapi dengan sistem tata udara bertekanan negatif untuk meminimalisir paparan udara, dan IPALnya pun sudah dibongkar dengan berbagai lapisan-lapisan, sehingga air yang keluar sudah melalui proses penyaringan.

Sementara itu Direktur RSUD 45 Kuningan Dokter Deki Saefullah, mengatakan untuk Paramedis  dari Puskesmas, IDI, dan PPNI. “Untuk tenaga medis dari Rumah Sakit lain tetap akan kita libatkan. Maka sesuai arahan dari Bupati, dan apabila tidak ada kontribusi dari rumah sakit yang lainnya, maka siapa lagi yang akan membantu sebab tim dari RSUD 45 Kabupaten Kuningan hanya 14 hari ke depan,”tutur Dokter Deki.

Sedangkan untuk daya tampung untuk pasien Covid-19 di Instalasi Inpeksi RSUD 45 Kuningan sebanyak sekitar 104 tempat tidur yang sudah dipersiapkan. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Akibat Pandemi Covid-19, Kondisi Perekonomian Kuningan Mengalami Tekanan Hebat

KARTINI – Kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan akibat Pandemi Covid-19 mengala…