KARTINI – Saat ini belum ada obat dan vaksin yang terbukti pasti efektif dan aman untuk Virus Corona (Covid-19). Obat-obatan yang banyak diberitakan seperti chloroquine, hydroxychloroquine, avigan, lopinavir, ritonavir, remdesivir, tolicizumab dan azithromycin belum memiliki bukti klinis cukup sebagai obat covid-19.

Di Negiria dan Amerika Serikat telah dilaporkan adanya kematian akibat keracunan chloroquine yang dikonsumsi sendiri. Telah lama diketahui pula ada kemungkinan efek samping yang ditimbulkan pada penggunaannya.

TERAPI SUPORTIF SAAT KARANTINA DI RUMAH :

  • Minum paracetamol (acetaminophen) sesuai aturan pakai dilabel bila demam, nyeri dan/atau pusing.
  • Minum obat batuk yang dijual bebas, atau obat alami seperti madu dan jeruk nipis, berkumur dengan air garam. Jika batuk kering dan berkelanjuta, dapat minum pereda batuk yang dijual bebas sesuai atitan pakai lebel.
  • Perbanyak minum untuk menghindari dehidrasi.
  • Gunakan NaCi spray (salina nasal spray) yang dijual bebas untuk mengurangi hidung tersumbat.

OBAT YANG PERLU DIHINDARI

  • Anti Inflamasi Non Steroid (AINS). Contoh : ibuprofen (sering digunakan untuk penurun demam), Ketoprofen, Natrium Diclorofenac, Naproxen & Aspirin.
  • Anthipertensi Golongan ACEi. Contoh : Captropil, Lisinopil, Ramipiril&Analapril.
  • Antidiabetes Golongan Thiazolidinedione. Contoh : Pioglitazone, Rosiglitazone.
  • Anthipertensi Golongan ARB. Contoh : Valsartan, Irbesatran, Candesartan.
  • Kartikosteroid. Jika digunakan jangka panjang.

Catatan : Walaupun belum cukup tentang efek ngatifnya, dan WHO telah menarik peringatan tentang penggunaan ibuprofin sebagai antipiretik (penurun demam) dan anti inflamasi (anti radang), perlu kehati-hatian dalam penggunaannya.

KENAPA PERLU DIHINDARI ?

Karena obat AINS, Anthipertensi ACEi & ARB, antidiabetes golongan Thiazolidinedione dapat meningkatkan masuknya virus corona kedalam sel, resiko terjangkit dan tingkat keparahan Covid-19. Sedangkan obat Kortikosteroid dapat memperpanjang proses replikasi virus.

Catatan : untuk mengetahui apakah obat yang diminum mengandung obat-obatan tersebut, cek komposisi obat di kemasan atau hubungi apoteker.

TIPS LAWAN GEJALA COVID-19 DENGAN PIJAT TANGAN.

Tekhnik pijatan tangan sederhana dapat membantu tubuh untuk melawan gejala Covid-19 seperti batuk, demam, pusing dan sesak nafas.

  1. Lakukan pijat tangan pada kedua tangan apabila merasakan gejala yang sudah disebutkan sebelumnya.
  2. Pijat dilakukan secara perlahan.
  3. Lanjutkan pijatan selama 1-2 menit di area yang terasa sakit.
  4. Dapat dilakukan 2x sehari.
  5. Tetap berprilaku sehat: cuci tangan, makan-makanan bergizi (protein, perbanyak buah dan sayur, hindari kontak langsung yang meningkatkan potensi penularan.

ISOLASI DIRI SENDIRI, JIKA SAKIT TETAP DI RUMAH !

  • Jangan pergi bekerja, ke sekolah atau mendatangi ruang publik untuk menghindari penularan covid-19 ke orang lain.
  • Harus mengisolasi diri dan memantau diri sendiri untuk menghindari kemungkinan penularan kepada orang sekitar, termasuk keluarga.
  • Melaporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat tentang kondisi kesehatan, riwayat kontak dengan pasien positif covid-19 dan riwayat perjalanan dari negara/area transmisi lokal agar dilakukan pemeriksaan sampel.

SIAPA YANG HARUS MELAKUKAN ISOLASI DIRI SENDIRI?

  • Ketika seorang sakit (demam dan atau batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan gejala penyakit pernafasan lainnya) namun tidak memilliki resiko riwayat penyakit penyerta lainnya (diabetes, jantung, kanker, autoimun, dll), jangan keluar rumah dan ke area publik.
  • Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang memiliki gejala demam/gangguan pernafasan dengan riwayat dari negara/area transmisi lokal atau tidak memiliki gejala tapi pernah kontak erat dengan pasien covid-19.

Lama isolasi diri adalah 14 hari hingga diketahui hasil pemeriksaan Lab.

KONTAK ERAT

Apa saja yang termasuk definisi kontak erat ?

  1. Petugas kesehatan yang memeriksa, merawat, mengantar dan membersihkan ruangan di tempat perawatan kasus tanpa menggunakan APD sesuai standar.
  2. Orang yang berada dalam satu ruangan yang sama dengan kasus (termasuk tempat kerja, kelas, rumah, acara besar) dalam 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.
  3. Orang yang bepergian bersama (radius 2 meter) dengan segala jenis alat pungkur/kendaraan dalam 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

CARA MENGGUNAKAN MASKER

  1. Pastikan masker menutup mulut, hidung dan dagu dan bagian yang berwarna berada di sebelah depan.
  2. Tekan bagian atas masker supaya mengikuti bentuk hidung dan tarik ke belakang di bagian bawah dagu.
  3. Lepaskan masker yang telah digunakan dengan hanya memegang tali dan langsung buang ke tempat sampah tertutup.
  4. Hindari menyentuh masker saat menggunakannya.
  5. Jangan gunakan kembali masker sekali pakai. Ganti secara rutin apabila kotor atau basah.

Sumber : Bunga Rampai Covid-19 : Buku Kesehatan Mandiri Untuk Sahabat #dirumahaja

Facebook Comments

Check Also

Menu Hemat Saat Uang Belanja Nyaris Tamat

KARTINI – Tanggal tua biasanya memang isi dompet sudah mulai menipis, apalagi ditamb…