Uu dan Guruh Tereliminasi Dari Calon Sekwan Karena DPRD Memilih Nurdijanto

IDI Kuningan Himbau Pemudik Jangan Keluar Rumah, dan Bila Sakit Jangan Langsung Ke Rumah Sakit
March 23, 2020
Covid-19 dan Kepanikan Massal
March 24, 2020

Uu dan Guruh Tereliminasi Dari Calon Sekwan Karena DPRD Memilih Nurdijanto

KARTINI – Meskipun pajabat yang mengikuti lelang jabatan terbuka (open bidding) di 11 SKPD  lingkup Pemkab Kuningan baru masuk tiga besar, namun pimpinan DPRD telah mengusulkan salah satu nama dari 3 besar jabatan Sekretaris Dewan untuk diajukan kepada Bupati Kuningan H. Acep Purnama.

“Karena untuk jabatan Sekwan itu harus ada usulan dari DPRD, maka Kami tadi sudah menggelar rapim (rapat pimpinan) dengan semua pimpinan fraksi untuk mengusulkan satu dari tiga nama yang masuk 3 besar di Open Bidding. Dari hasil kajian dan berbagai pertimbangan termasuk pengalaman, DPRD mengusulkan nama H. Mohammad Nurdijanto untuk posisi sekwan,” ujar Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, Senin (23/3/2020), selepas memimpin rapim di ruang banggar.

Untuk posisi Sekretaris Dewan ada beberapa kriteria yang dipertimbangkan, diantaranya, pengalaman, bisa memfasilitasi tugas DPRD dan sebagai penghubung antara legislatif dan eksekutif. “Diantara yang 3 itu, memang pangkat dan golongan sama tapi yang paling berpengalaman dan tahu situasi kondisi di Sekwan, ya Pak H. Ade (panggilan Nurdijanto),” tandasnya.

Sebelumnya memang tersiar kabar, jika putra mahkota akan menjadi salah satu pilihan lolos dari 3 besar. H. Nurdijanto yang kini menjabat sebagai Kabag Umum Sekretariat DPRD Kuningan juga disebut sebagai salah satu putra mahkota ada keterikatan keluarga yang menjadi salah satu tokoh PDIP perjuangan di DPR RI.

Terlepas dari semua itu, yang pasti tiga besar hasil open bidding posisi Sekwan sudah terjawab. Peserta Guruh Irawan Zulkarnaen, Camat Karamatmulya dan U.Kusmana Kabag Pengadaan Barang/Jasa pada Sekretariat Daerah tidak direkomendasi oleh Pimpinan DPRD, sehingga Bupati Acep pun harus menyetujui usulan legislatif tersebut.

Sedangkan peserta tiga besar lainnya yang mengisi kekosongan di 10 SKPD masih harap-harap cemas menunggu hak prerogatif bupati, hingga tanggal 26 Maret. Tidak sedikit dari peserta yang nampak melakukan curi perhatian orang nomor satu, karena memang yang lolos 3 besar itu adalah pilihan terbaik Panitia Seleksi (Pansel).  

Ke-10 SKPD lainnya itu diantaranya, Kepala Dinas Perumahan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan KBPP, Kepala Dinas Porapar, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan RSU ’45, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan. (kh)

Facebook Comments

Comments are closed.