Porapar Beri Lisensi Pelatih 2 Cabor “Kalau Untuk Olahraga Diberinya Sangat Kecil”

Ani, Perempuan Peduli Korban Terdampak HIV/AIDS
February 25, 2020
Pertemuan GOW Wilayah III Jawa Barat dan Ultah ke-13 GOW Ciayumajakuning
Dari Pertemuan GOW Wilayah III Jawa Barat ‘Menjadi Perempuan di Era Digitalisasi Harus Serba Bisa’
February 26, 2020

Porapar Beri Lisensi Pelatih 2 Cabor “Kalau Untuk Olahraga Diberinya Sangat Kecil”

KARTINI – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Drs. Jaka Chaerul, M.Si., (Plt) menyesalkan kucuran dana untuk peningkatan kualitas olahraga sangat minim, sementara untuk kegiatan yang sifatnya seremonial sangat besar.

“Memang kenyataannya seperti itu. Jika untuk kegiatan seremonial, milyaran rupiah dialokasikan, tapi untuk olahraga saja, baik untuk peningkatan kualitas atlet maupun para pelatih cabor, kecil sekali, hanya puluhan juta,”  ujar Jaka Chaerul, saat memberikan sambutan pada Peningkatan Kualitas Pelatih Cabang Olahraga Bola Voli dan Bulu Tangkis, di Hotel Ayong, Selasa (25/2).

Meskipun anggaran sealakadarnya, akan tetapi pihaknya tetap memberikan yang terbaik untuk kemajuan olahraga, salah satunya melalui pemberian lisensi (sertifikat) kepada pelatih bola voli dan bulutangkis. Setelah mereka mendapat sertifikat, mereka mempunyai modal dasar yang bisa digunakan sebagai pelatih yang profesional, baik di tingkat kabupaten maupun Jawa Barat.

Ditambahkan Kasi Peningkatan Prestasi Olahraga, Asep Ismanto, S.Pd., M.Pd., untuk sertifikasi pelatih tahun 2020 hanya diperuntukan bagi dua cabang olahraga, yaitu cabor Bola Voli dan Bulu Tangkis, dengan 15 peserta dari masing-masing cabor. “Memang kuotanya terbatas. Tapi kita akan memaksimalkan pelatihan, yakni 60 persen praktek dan 40 persennya materi. Mudah-mudahan tahun berikutnya bisa bertahap, semua cabor bisa diberikan lisensi pelatih,” ujar Asep.

Pemateri yang dihadirkan dalam pelatihan pun dari Pengprov masing-masing cabang, yakni dari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jabar dan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jabar, yaitu Prof. Herman Subagja dan Drs. Ifar. Sedangkan peserta pelatihan, selain pelatih juga mengambil dari atlet senior yang masih memiliki kemauan mengabdi untuk olahraga Kuningan.

Hadir dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa 25 Februari hingga Kamis 27 Februari tersebut, Ketua KONI Kuningan H.Enay Sunaryo, dan Asisten Pemerintahan, Drs. H. Maman Hermansyah. (kh)

Facebook Comments

Comments are closed.