HIDUP harmonis ditengah keluarga dan masyarkat adalah impian semua orang, tidak sulit untuk menciptakan keharmonisan dalam hidup berkeluarga dan bermasyarakat. Keluarga harmonis idaman setiap orang, mari kita belajar untuk menciptakan keluarga harmonis.

Beberapa tips dibawah ini bisa dicoba dalam kehidupan sehari-hari.

A.     KETERBUKAAN

Diantara anggota keluarga keterbukaan/kejujuran adalah hal utama yang harus dimiliki setiap anggota keluarga, sebagai suami (ayah) menjadi pigur paling dominan sehingga setiap tingkah lakunya akan ditiru anggota keluarga yang lain, begitupun istri (ibu) juga memiliki peran sangat penting  karena sosoknya menjadi orang yang paling didengar oleh anak-anak.

Untuk mengajarkan dan mendidik anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang baik maka ayah dan ibu adalah sosok yang harus menjadi contoh buat mereka. Maka terbukalah tentang semua hal dengan seluruh anggota keluarga, biasakan untuk membicarakan setiap hal dan meminta pendapat setiap anggota keluarga dengan begitu secara tidak langsung kita telah mengajarkan mereka keterbukaan.

B.    TOLERANSI

Toleransi atau saling menghormati atas setiap perbedaan, bukan saja perbedaan pendapat, selera, hobi dan kebiasaan. Setiap anggota keluarga memiliki karakter yang berbeda tentunya, dengan perbedaan itu terkadang terjadi gesekan, namun bagaimana kita menyikapi setiap gesekan tersebut berakhir damai dan kembali harmonis.

Menerima setiap kelebihan dan kekurangan antar anggota keluarga dengan kompleknya karakter dan kebiasaan.

C.     PEMAAF

Memaafkan dan minta maaf keduanya menjadi sulit jika tidak dibiasakan dalam keseharian, ketika adik meminjam barang milik kakak tanpa ijin, begitupun sebaliknya, bagaimana memberikan contoh pada keduanya untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf tanpa mempertimbangkan usia (lebih muda atau lebih tua), yang terpenting menjaga komunikasi tetap terjalin baik bahkan disaat gesekan itu terjadi.

D.    SESINGKAT WAKTU ADZHAN KE KOMAT

Saat terjadi gesekan atau kesalahfahaman antar anggota keluarga, segerakanlah untuk menyelesaikannya, jangan menunda-nunda sebuah konflik hingga berkepanjangan, seperti pepatah sesingkat waktu adzan ke komat, seperti itulah seharusnya sebuah keluarga.

E.     KERJASAMA

Dalam keluarga kerjasama amat dibutuhkan, jangan membiarkan pekerjaan rumah atau apapun jenis pekerjaan yang dilakukan dirumah dikerjakan oleh satu orang saja (Ayah/ibu/asisten rumah tangga), ajarkan dengan mengerjakanya secara gotong royong, saling membantu dan berbagi tugas akan menyelesaikan setiap pekerjaan lebih cepat dan lebih baik. Dengan bekerjasama akan terjadi interaksi antar anggota keluarga sehingga tercipta harmonisasi.

Nah, keluarga Kartini, bagaimana ?? tidak sulit bukan..yuk memulai semuanya dari sekarang, coba tips ini mari kita lihat hasilnya, dapatkan kejutan-kejutan menyenangkan dari orang-orang terkasih dengan tetap menjaga komunikasi terbuka, serta saling menghormati (toleransi), memaafkan dan meminta maaf tidak mengurangi nilai istimewamu loh, jangan menunda konflik selesaikan secepatnya, dan yuk saling membantu dalam menyelesaikan setiap pekerjaan, keluarga harmonis, insyaa allah.(Vera/berbagai sumber)

Facebook Comments

Check Also

Naiklah Tinggi Tanpa Menjatuhkan…….

“Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan teman mu, bahagialah tanpa menyakiti teman mu̶…